SCORPIO 250EC
Rp45.000
Scorpio 250 EC adalah fungisida sistemik pekatan kuning bening dengan bahan aktif Difenokonazol 250 g/l. Fungisida ini digunakan untuk mengendalikan berbagai penyakit jamur pada tanaman padi (bercak daun, busuk pelepah), cabai (antraknosa), dan kakao (busuk buah) dengan aksi pencegahan serta penyembuhan.
Keunggulan dan Kegunaan Scorpio 250 EC:
Sistemik: Meresap ke dalam jaringan tanaman dan memberikan perlindungan menyeluruh.
Spektrum Luas: Efektif mengatasi berbagai jenis penyakit jamur.
Target Penyakit: Bercak daun (Cercospora sp.), busuk apih (Rhizoctania solani), antraknosa (Colletotrichum sp.), busuk buah (Phytophthora palmivora), dan vascular streak dieback (VSD).
Pengganti: Sering digunakan sebagai alternatif untuk fungisida lain yang berbahan aktif sama seperti Score 250 EC.
Dosis dan Cara Penggunaan:
Cabai (Antraknosa/Bercak Daun): 0,25 – 0,5 ml/liter air.
Padi (Bercak Daun/Busuk Upih): 0,5 – 1 ml/liter air.
Jagung (Hawar Daun): 0,5 – 1 ml/loiter air.
Kakao (Busuk Buah): 1 – 2 ml/loiter air.
| Berat | 0,00 kg |
|---|---|
| Kemasan Botol | 80 ML |
Scorpio 250 EC adalah fungisida sistemik pekatan kuning bening dengan bahan aktif Difenokonazol 250 g/l. Fungisida ini digunakan untuk mengendalikan berbagai penyakit jamur pada tanaman padi (bercak daun, busuk pelepah), cabai (antraknosa), dan kakao (busuk buah) dengan aksi pencegahan serta penyembuhan.
Keunggulan dan Kegunaan Scorpio 250 EC:
Sistemik: Meresap ke dalam jaringan tanaman dan memberikan perlindungan menyeluruh.
Spektrum Luas: Efektif mengatasi berbagai jenis penyakit jamur.
Target Penyakit: Bercak daun (Cercospora sp.), busuk apih (Rhizoctania solani), antraknosa (Colletotrichum sp.), busuk buah (Phytophthora palmivora), dan vascular streak dieback (VSD).
Pengganti: Sering digunakan sebagai alternatif untuk fungisida lain yang berbahan aktif sama seperti Score 250 EC.
Dosis dan Cara Penggunaan:
Cabai (Antraknosa/Bercak Daun): 0,25 – 0,5 ml/liter air.
Padi (Bercak Daun/Busuk Upih): 0,5 – 1 ml/liter air.
Jagung (Hawar Daun): 0,5 – 1 ml/loiter air.
Kakao (Busuk Buah): 1 – 2 ml/loiter air.

Ulasan
Belum ada ulasan.