FENITE 150OD – 100ML
FENITE 150 OD
( emamektin benzoat 75g/l; lufenuron 75g/l )
Insektisida racun kontak dan lambung berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan berwarna cokelat muda untuk mengendalikan hama-hama penting pada tanaman kubis & bawang merah.
Manfaat Produk :
Mengendalikan hama-hama penting pada tanaman cabai dan kubis
Keunggulan Produk :
1. Cara kerja obat unik, ulat yang terpapar insektisida ini mengalami effect stop feeding yaitu ulat tidak mau makan lagi
2. Double bahan aktif : Emamektin benzoat dan Iufenuron
3. Daya bunuh ulat lebih cepat
4. Aman untuk tanaman
5. Tidak menyebabkan resistensi.
LEM AJAIB – 100ML
AMMATE 150EC – 100ML
TOPBAN 400 EC – 100ML
ZIBAN 630EC – 100ML
Ziban 630 EC
( klorpirifos 600 g/ℓ + teta sipermetrin 30 g/ℓ )
Insektisida racun kontak dan lambung berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan, berwarna kuning kecokelatan, untuk mengendalikan hama pada tanaman jagung.
Manfaat Produk :
Mengendalikan hama penting pada tanaman jagung: ulat grayak
Keunggulan Produk :
Efektif dan efisien dalam mengendalikan hama ulat grayak
SELDEN 250EC – 100ML
Seldene 250 EC
( Niklosamida 250 g/l )
Moluskisida racun lambung berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan berwarna coklat kekuningan, untuk mengendalikan hama siput murbei Pomacea cannaliculata pada tanaman padi sawah.
Manfaat Produk :
Mengendalikan hama siput dan keong mas pada tanaman padi yang sangat sulit dikendalikan secara eradikasi hama siput murbei Pomacea cannaliculata pada tanaman padi sawah.
Keunggulan Produk :
Lebih mudah mengendalikan siput dan keong mas pada lahan sawah, efektif mengendalikan telur dan imago keong mas.
PRIMA-REJEN 55SC – 50ML
Prima-Rejen 55 SC
Insektisida Sistemik Kontak dan lambung Dengan Bahan Aktif Fipronil 55 g/L berbentuk pekatan berwarna putih untuk mengendalikan hama pada tanaman cabai dan padi.
Keunggulan
Perlindungan Lebih Lama Dari Dalam Tanaman Karena Bersifat Sistemik.
Mengandung Zpt Menjadikan Tanaman Lebih Tinggi, Daun Tanaman Lebih Hijau, Perakaran Tanaman Lebih Banyak Dan Sehat.
Mengendalikan Serangga Hama Yang Bersarang Didalam Tanah Atau Tanaman Seperti Rayap Dan Semut
PRIMA-REJEN 55SC -100ML
Prima-Rejen 55 SC
Insektisida Sistemik Kontak dan lambung Dengan Bahan Aktif Fipronil 55 g/L berbentuk pekatan berwarna putih untuk mengendalikan hama pada tanaman cabai dan padi.
Keunggulan
Perlindungan Lebih Lama Dari Dalam Tanaman Karena Bersifat Sistemik.
Mengandung Zpt Menjadikan Tanaman Lebih Tinggi, Daun Tanaman Lebih Hijau, Perakaran Tanaman Lebih Banyak Dan Sehat.
Mengendalikan Serangga Hama Yang Bersarang Didalam Tanah Atau Tanaman Seperti Rayap Dan Semut.
ASPRIL 100SC – 100ML
Aspril 100 SC
Aspril 100 SC adalah insektisida sistemik racun kontak dan lambung, berbentuk larutan suspensi berwarna putih, efektif untuk mengendalikan hama rayap tanah (Coptotermes curvignathus) pada tanaman kelapa sawit, hama penggerek batang (Scirpophaga incertulas) dan hama wereng batang coklat (Nilaparvata lugens) pada tanaman padi.
KEUNGGULAN
SPESIFIKASI
Kandungan bahan aktif lebih tinggi dari produk sejenis
Efektif mengendalikan hama perusak daun
Memiliki daya kendali yang relatif lama, mengurangi frekuensi pemakaian sehingga lebih ekonomis
KAMIKAZE 371EC – 100ML
Kamikaze 371 EC
Fungisida sistemik yang bersifat protektif dan kuratif berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan untuk mengendalikan penyakit blas daun dan blas leher (Pyricularia oryzae) pada tanaman padi sawah.
Manfaat Produk :
Tanaman padi bebas dari serangan penyakit blas, bercak daun, patah leher sehingga hasil panen tinggi. Meningkatkan kualitas beras menjadi bening, bernas, dan tidak mudah pecah sehingga harga beras meningkat.
Keunggulan Produk :
Efektif mengendalikan busuk/patah leher dan tidak menyebabkan cendawan bermanfaat (endofit) mati. Gabah lebih bernas dan rendemen meningkat, beras lebih putih dan prosentase kepala meningkat.tidak mudah pecah pada waktu digiling, warna beras.
Petunjuk Penggunaan :
– Padi sawah
Penyakit blas daun dan blas leher (Pyricularia oryzae)
Dosis : 1 ℓ/ha
GARLON 670EC – 100ML
Garlon 670 EC digunakan sebagai herbisida untuk mengendalikan gulma berkayu, gulma semak belukar, dan tumbuhan liar lainnya pada tanaman karet, kelapa sawit, dan lahan kosong. Herbisida ini juga efektif untuk membasmi tunggul pohon atau pohon karet tua.
Bahan Aktif
Garlon™ 670 EC mengandung Triklopir Butoksi Etil Ester sebanyak 670 g/L, yang setara dengan 480 g/L asam Triklopir.
Triklopir merupakan bahan aktif yang bekerja secara sistemik, diserap oleh daun atau batang tanaman lalu bergerak melalui jaringan tanaman untuk mengganggu pertumbuhan sel-sel meristematik. Senyawa ini sangat efektif dalam mengendalikan tanaman berkayu dan gulma keras karena mampu merusak jaringan kambium hingga ke akar, membuatnya ideal untuk mematikan tanaman yang sulit dikendalikan dengan herbisida biasa
Target Sasaran
Garlon™ 670 EC dirancang untuk mengendalikan:
Semak belukar
Gulma berkayu (anakan pohon, perdu)
Tunggul/pohon karet tua (pada proses peremajaan)
Gulma berdaun lebar yang tumbuh pada tanaman kelapa sawit dan karet
Cara Penggunaan
Gulma berkayu: Oleskan larutan Garlon 670 EC pada kulit pohon yang telah dikupas.
Gulma semak belukar: Semprotkan larutan Garlon 670 EC pada daun gulma.
Keuntungan menggunakan Garlon 670 EC
Efektif mengendalikan berbagai jenis gulma berkayu.
Tidak menyebabkan parthenocarpy pada kelapa sawit.
Menjaga" populasi tumbuhan pakis-pakisan (Nephrolepis sp.) yang berfungsi sebagai tanaman penutup tanah.
Dapat dicampur dengan herbisida lain untuk meningkatkan spektrum pengendalian gulma.
DHARMABAS 500EC – 100ML
bahan aktif BPMC 500 g/l
Dharmabas merupakan insektisida karbamat yang bekerja sebagai racun kontak dan racun perut berbentuk pekatan berwarna coklat yang dapat membentuk emulsi dalam air. Sangat ampuh untuk mengendalikan hama penting tanaman padi seperti wereng punggung coklat, wereng hijau, wereng punggung putih, ulat grayak dan walang sangit; ulat grayak pada tanaman cabai dan bawang merah serta penggerek batang pada tanaman tebu. Lebih ekonomis karena biaya pengendalian hama yang lebih rendah. Sangat efektif terhadap berbagai hama tanaman sayuran, pangan dan perkebunan