BULDOZER 250/70/30 OD – 250ML
BULDOZER 250/70/30 OD
Bahan Aktif:
Mesotrion 70 g/l, atrazin 250 g/l, nikosulfuron 30 g/l
Sifat:
Sistemik selektif pra & purna tumbuh
Bentuk:
Larutan dalam minyak
OPTK:
Gulma golongan rumput (Digitaria sp.) jagung (1,5 - 3 l/ha), (Brachiaria mutica) Jagung (1,5 - 3 l/ha), gulma berdaun lebar (Ageratum conyzoides, Borreria alata) Jagung (1,5 - 3 l/ha)
BULDOZER 250/70/30 OD – 500ML
Bahan Aktif:
Mesotrion 70 g/l, atrazin 250 g/l, nikosulfuron 30 g/l
Sifat:
Sistemik selektif pra & purna tumbuh
Bentuk:
Larutan dalam minyak
OPTK:
Gulma golongan rumput (Digitaria sp.) jagung (1,5 - 3 l/ha), (Brachiaria mutica) Jagung (1,5 - 3 l/ha), gulma berdaun lebar (Ageratum conyzoides, Borreria alata) Jagung (1,5 - 3 l/ha)
GARLON 670EC – 100ML
Garlon 670 EC digunakan sebagai herbisida untuk mengendalikan gulma berkayu, gulma semak belukar, dan tumbuhan liar lainnya pada tanaman karet, kelapa sawit, dan lahan kosong. Herbisida ini juga efektif untuk membasmi tunggul pohon atau pohon karet tua.
Bahan Aktif
Garlon™ 670 EC mengandung Triklopir Butoksi Etil Ester sebanyak 670 g/L, yang setara dengan 480 g/L asam Triklopir.
Triklopir merupakan bahan aktif yang bekerja secara sistemik, diserap oleh daun atau batang tanaman lalu bergerak melalui jaringan tanaman untuk mengganggu pertumbuhan sel-sel meristematik. Senyawa ini sangat efektif dalam mengendalikan tanaman berkayu dan gulma keras karena mampu merusak jaringan kambium hingga ke akar, membuatnya ideal untuk mematikan tanaman yang sulit dikendalikan dengan herbisida biasa
Target Sasaran
Garlon™ 670 EC dirancang untuk mengendalikan:
Semak belukar
Gulma berkayu (anakan pohon, perdu)
Tunggul/pohon karet tua (pada proses peremajaan)
Gulma berdaun lebar yang tumbuh pada tanaman kelapa sawit dan karet
Cara Penggunaan
Gulma berkayu: Oleskan larutan Garlon 670 EC pada kulit pohon yang telah dikupas.
Gulma semak belukar: Semprotkan larutan Garlon 670 EC pada daun gulma.
Keuntungan menggunakan Garlon 670 EC
Efektif mengendalikan berbagai jenis gulma berkayu.
Tidak menyebabkan parthenocarpy pada kelapa sawit.
Menjaga" populasi tumbuhan pakis-pakisan (Nephrolepis sp.) yang berfungsi sebagai tanaman penutup tanah.
Dapat dicampur dengan herbisida lain untuk meningkatkan spektrum pengendalian gulma.